Jenis-Jenis Kecerdasan Buatan

Image: canva.com

Jenis-Jenis Kecerdasan Buatan dan Cara Kerjanya

Pada postingan sebelumnya saya sudah membahas tentang kecerdasan buatan, mulai dari pengertian sampai apa saja contoh-contoh penerapannya di kehidupan nyata. Nah, kali ini merupakan pembahasan lanjutannya yaitu tentang jenis-jenis kecerdasan buatan dan bagaimana cara kerja dari kecerdasan buatan itu sendiri. Yuk, simak ulasannya di bawah ini.

Jenis-Jenis Kecerdasan Buatan

Ternyata, kecerdasan buatan atau artificial intellegence itu tidak hanya berbentuk robot yang dapat menyerupai manusia saja. Namun, pada umumnya terdapat tiga jenis teknologi yang dapat digolongkan menjadi sebuah kecerdasan buatan atau artificial intelligence, yaitu:

1. Symbol-manipulating AI

Symbol-manipulating AI adalah bentuk dari eksperimen jenis AI yang dapat dikatakan paling banyak jika dibandingkan dengan jenis AI lainnya. Adapun bentuk dari eksperimennya adalah manusia akan disusun kembali dengan tingkat yang bersifat hierarki dan logis. Bentuk artificial intelligence jenis ini bekerja dengan simbol yang abstrak.

2. Neural AI

Neural AI bisa dikatakan jenis yang paling populer mulai sejak akhir tahun 1980-an di sebagian besar para ilmuwan komputer. Adapun dengan menggunakan jenis AI ini, pengetahuan nantinya tidak akan dimunculkan melalui simbol, akan tetapi dimunculkan melalui sebuah otak buatan. Pengetahuan yang telah terkumpul itu akan dibagi lagi menjadi neuron dan kemudian dikoneksikan menjadi beberapa kelompok.

3. Neural Networks

Neural Network salah satu jenis kecerdasan buatan yang bekerja dengan suatu lapisan yang saling terhubung melalui simulasi. Pada bagian atas lapisan merupakan lapisan input yang dapat berfungsi sebagai sensor. Nah, kegunaan sensor ini yaitu sebagai penerima informasi yang nantinya akan diproses ke sistem. Di bagian paling bawah pada neural networks, terdapat lapisan output yang memiliki jumlah neuron sangat sedikit.

Cara Kerja Kecerdasan Buatan

Kecerdasan buatan atau artificial intellegence bekerja dengan menggabungkan sejumlah besar data dengan cepat, pengolahan berulang, dan algoritma cerdas, dan memungkinkan perangkat lunak untuk belajar secara otomatis dari pola atau fitur dalam data. Artificial Intellegence adalah suatu bidang studi luas yang mencakup banyak sekali teori, metode, dan teknologi, serta subbidang utama berikut ini:

1. Pembelajaran Mesin

Pembelajaran mesin mengautomasi pembangunan model analitik. AI menggunakan metode dari jaringan neural, statistik, penelitian operasi, dan fisika untuk menemukan wawasan tersembunyi dalam data tanpa secara eksplisit diprogram untuk tempat mencari atau menyimpulkan sesuatu.

2. Jaringan Neural

Jaringan neural adalah jenis pembelajaran mesin yang terdiri atas unit-unit yang saling berhubungan (seperti neuron) yang memproses informasi dengan menanggapi masukan eksternal, menyampaikan informasi antara setiap unit. Proses ini membutuhkan banyak umpan pada data untuk menemukan koneksi dan mendapatkan makna dari data yang tidak terdefinisi.

3. Pembelajaran Mendalam

Pembelajaran mendalam menggunakan jaringan neural yang sangat besar dengan banyak lapisan unit pemrosesan, memanfaatkan kemajuan dalam daya komputasi, dan meningkatkan teknik pelatihan guna untuk mempelajari pola kompleks dalam sejumlah besar data. Penerapan umumnya mencakup pengenalan gambar dan ujaran.

4. Komputasi Kognitif

Komputasi kognitif adalah subbidang AI yang berupaya untuk melakukan suatu interaksi seperti manusia secara alami dengan mesin. Dengan menggunakan AI dan komputasi kognitif, tujuan utamanya adalah agar mesin dapat mensimulasikan proses manusia melalui kemampuan untuk menafsirkan gambar dan ujaran.

5. Visi Komputer

Visi komputer mengandalkan pengenalan pola dan pembelajaran yang mendalam guna untuk mengenali apa yang ada dalam foto atau video. Jika suatu mesin dapat memproses, menganalisis, dan memahami gambar, mesin itu dapat menangkap gambar atau video secara real time dan menafsirkan di sekitarnya.

6. Pemrosesan Bahasa Alamiah

Pemrosesan bahasa alamiah (natural language processing/NLP) adalah suatu kemampuan komputer untuk menganalisis, memahami, dan menghasilkan bahasa manusia, termasuk ujaran. Adapun tahap selanjutnya dari NLP ini adalah interaksi bahasa alami, yaitu memungkinkan manusia bisa berkomunikasi dengan komputer menggunakan bahasa sehari-hari yang normal untuk melakukan tugas tertentu.

Kesimpulan

Jadi, dari pembahasan diatas dapat disimpulkan bahwa kecerdasan buatan atau artificial intellegence itu telah banyak bermanfaat bagi kehidupan manusia saat ini. Salah satu contohnya adalah dalam hal membantu rekam medis dan perilaku pasien yang sebagian besar digunakan pada perangkat rumah sakit dan masih banyak lagi manfaat yang didapatkan dari suatu kecerdasan buatan ini.

Penutup

Sekian untuk pembahasan mengenai jenis-jenis kecerdasan buatan dan bagaimana cara kerjanya di dunia ini. Terima kasih, semoga artikel ini bermanfaat dan sampai jumpa di artikel-artikel berikutnya.

Baca Materi Selanjutnya >

< Baca Materi Sebelumnya



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *